Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Koramil 11/Kaliwiro Bersama Tim Gabungan Temukan Warga Hilang dalam Kondisi Meninggal Dunia di Tebing Hutan Pucungkerep

Wonosobo//www patrolisidikcriminal.com

Wonosobo – Anggota Koramil 11/Kaliwiro bersama BPBD Wonosobo, Basarnas, RPB SAR Kaliwiro, relawan, serta masyarakat setempat melaksanakan operasi pencarian intensif terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang di wilayah Kecamatan Kaliwiro. Setelah dilakukan pencarian secara cepat, terkoordinasi, dan melibatkan berbagai unsur, korban akhirnya ditemukan pada Senin (24/8/2026) dalam kondisi meninggal dunia di kawasan hutan

 Mbarut–Pucungkerep.

Danramil 11/Kaliwiro, Kapten Arm Mustakim, segera merespons laporan warga hilang dengan memerintahkan personelnya untuk bergabung dalam operasi pencarian bersama unsur terkait. Korban diketahui bernama Muryadi, warga Dusun Tedunan, Desa Pucungkerep, Kecamatan Kaliwiro.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Muryadi diduga pergi mencari rumput pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Namun hingga sore hari korban tidak kunjung kembali ke rumah. Keluarga bersama warga kemudian melakukan pencarian hingga malam hari, tetapi belum menemukan keberadaan korban.

Menyikapi laporan tersebut, RPB SAR Kaliwiro berkoordinasi dengan Pos BASARNAS Wonosobo, Polsek Kaliwiro, Koramil 11/Kaliwiro, Puskesmas Kaliwiro, pemerintah setempat, BPBD Wonosobo, serta berbagai potensi SAR lainnya. Tim segera melakukan pendataan dan pemetaan untuk menentukan lokasi terakhir korban serta kemungkinan jalur yang dilalui.

Operasi pencarian dilaksanakan secara bersama-sama dengan melibatkan personel TNI, BPBD, Basarnas, relawan, dan masyarakat. Berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur, pencarian dapat dilakukan secara lebih terarah hingga akhirnya korban ditemukan pada Senin (24/8/2026).


Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) di kawasan Hutan Mbarut–Pucungkerep, tepatnya di Petak 20c kawasan hutan Perhutani. Lokasi penemuan berada di area tebing curam dengan ketinggian sekitar 30 meter.

Selanjutnya, tim gabungan melaksanakan proses evakuasi dan penanganan korban sesuai prosedur yang berlaku. Keberhasilan operasi pencarian tersebut menjadi bukti pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah, Basarnas, BPBD, relawan, dan masyarakat dalam menangani kondisi darurat, khususnya di wilayah pegunungan dan kawasan hutan.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan hutan, terutama pada medan yang memiliki kontur terjal, licin, dan terdapat tebing curam.


Ainur rofi 'ah

Posting Komentar

0 Komentar