KOTA CIREBON, //patrolisidikcriminal88.com 17 Juli 2026 – Hari ini, Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit, S.H., M.H., bersama jajaran melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada para siswa-siswi SMAN 3 Kota Cirebon, Jawa Barat. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki kesadaran hukum yang tinggi.
- Dalam kesempatan itu, AKP Juntar Hutasoit menegaskan bahwa anak-anak merupakan aset sekaligus penerus bangsa yang kelak akan menentukan masa depan Indonesia. Oleh karena itu, mereka harus dijaga, dibimbing, dan diberikan pendidikan karakter agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying), tawuran, geng motor, maupun berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya.
"Anak-anak adalah harapan dan penerus bangsa. Masa depan Indonesia ada di tangan kalian. Karena itu, manfaatkan masa sekolah untuk belajar dengan sungguh-sungguh, hormati orang tua dan guru, jauhi narkoba, jangan melakukan bullying, jangan ikut tawuran, serta bangun karakter yang baik demi meraih cita-cita," pesan AKP Juntar Hutasoit di hadapan para pelajar.
- Selain memberikan edukasi tentang bahaya kenakalan remaja, Kapolsek juga mengajak para siswa agar bijak menggunakan media sosial, tidak mudah terprovokasi informasi yang belum tentu benar, serta selalu mematuhi aturan hukum dan tata tertib sekolah.
Kegiatan berlangsung penuh semangat dan interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan serta aktif berdiskusi mengenai pentingnya menjaga masa depan dengan menjauhi perilaku yang melanggar hukum.
- Melalui kegiatan ini, Polsek Cirebon Selatan Timur berharap seluruh pelajar dapat menjadi generasi yang unggul, cerdas, disiplin, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Polri meyakini bahwa pembinaan sejak usia sekolah merupakan investasi penting dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas.
Dengan sinergi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat, diharapkan lahir generasi penerus bangsa yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga memiliki integritas, jiwa nasionalisme, serta menjadi pelopor dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan demi terwujudnya Indonesia yang lebih maju.
(Suwardy Crb)




0 Komentar